Setelah Pembicaraan Damai dengan Assad, NES/SDF Dilaporkan akan Jual Minyak ke AS?


Usai gagalnya pembicaraan damai antara SDC dan rejim Bashar Al Assad untuk pengakuan otonomi khusus di Timur, Rojava, pemerintahan NES yang dibentuk oleh pasukan SDF dilaporkan menjalin kerja sama bisnis dengan perusahaan minyak AS.

SDC adalah parlemen NES/SDF dan baru-baru ini dipanggil oleh Assad untuk berbicara damai. Akan tetapi, usulan NES agar diakui sebagai pemerintahan otonomk sebagaimana Kurdistan ditolak Assad, begitu juga permintaan agar SDF mengundurkan diri dari wilayah Arab ke Kurdi ditolak SDC.

Jika perusahaan AS ini akan mengekspor minyak Assad ke luar negeri, tidak lagi ke rejim, maka akan terjadi implikasi hukum abu-abu. Karena secara hukum minyak tersebut masih milik Suriah.

Walau begitu, ekspor minyak diperkirakan tidak akan ke AS, karena AS sendiri merupakan penghasil minyak besar. Tujuannya kemungkinan adalah pihak ketiga.

SDF menguasai 70 persen ladang minyak Suriah yang direbut dari ISIS, sementara sisanya direbut Assad.





Posting Komentar

0 Komentar