Saat ini, banyak yang mengira bahwa hanya tiga bangsa Muslim yang terusir akibat konflik yang sulit untuk kembali ke kampung halaman.
Bangsa Palestina yang mengungsi tidak dibolehkan kembali oleh penjajah Israel, begitu juga Rohingya yang dibolehkan kembali tapi harus mempunyai dokumen. Padahal semua dokumen dibakar dan hak kewarganegaraan diberangus.
Dan belakangan hal yang sama juga terjadi di Suriah. Banyak pengungsi yang kehilangan haknya untuk kembali ke rumah masiing-masing karena properti mereka disita oleh negara dengan tuduhan yang dibuat-buat. Padahal warga Suriah mengungsi sebagian besar karena pemboman tak henti-henti oleh rejim Bashar Al Assad.
Ternyata selain tiga contoh kasus di atas, ini lima kasus yang kira-kira mirip.
1. Muslim Yunani yang menjadi pengungsi di Suriah baik saat kemerdekaan Yunani dari Khilafah Utsmaniyah maupun saat invasi Crete/Kreta tahun 1897.
Nasib mereka beda dengan pengungsi Kristen Yunani yang terusir dari negaranya oleh serangan Nazi Jerman yang kini banyak kembali ke kampung halaman di Yunani. Selain itu banyak juga kalangan Yunani Kristen yang memilih menetap di Suriah, Mesir dll menjadi konglomerat seperti Najib Sawiris.
Lalu mengapa pengungsi Yunani Muslim tidak boleh krmbali ke rumah mereka dan beda dengan yang Kristen? Baca di sini selengkapnya
2. Muslim Serbia dan bekas negara Yugoslavia
3. Sama dengan Yunani, negara Serbia sekarang atau bekas Yugoslavia dulunya merupakan bagian dari Ottoman.
Bagi warga Bosnia yang pisah dari Yugoslavia dan kini menjadi sebuah negara sendiri, sebagaimana Kosovo, tak ada masalah bagi mereka kecuali menjadi korban genosida di Sebrenika oleh saudara mereka dari Kristej Ortodoks.
Namun, bagi warga Muslim Serbia atau Muslim Bosnia yang tinggal di wilayah Bosnia Serbia dan contoh serupa di Kroasia, Montenegro, North Macedonia dll banyak dari mereka kini menjadi pengungsi di Turki dan hampir tidak punya harapan untuk kembali ke properti mereka meski masing-masing pihak sudah berdamai.
4. Hal yang sama juga dialami oleh Muslim Krimea atau Ukraina yang dulunya menjadi korban politik demografi Uni Soviet dan dipindahkan secara paksa ke Asia Tengah. Belakangan anak cucu mereka yang masih menyimpan dokumentasi hak milik rumahnya kembali ke Krimea dan melihat rumah orang tua mereka sudah ditempati etnis Rusia.
Krimea juga dulunya merupakan bagian dari vassal Ottoman yang wilayahnya lebih luas dari Ukraina sekarang. Kini Krimea malah kembali dikuasai Rusia.
5. Bangsa yang terakhir adalah bangsa yang sudah punah namun beberapa masih ingat mengenai leluhur mereka.
Di antara contohnya adalah bangsa Andalusia di Spanyol, Portugal dan sebagian Prancis yang terusir dari akibat inkuisisi dan rekonkuesta.
Termasuk yang Muslim yang punah dari benua Amerika, saat Columbus akui melihat masjid saat pertama mendarat ke benua tersebut.
Ada juga bangsa Muslim yang terusir karena konflik India-Pakistan atau India-Hyderabad dan kesultanan kecil yang sekarang dijajah India. Properti kesultanan disita oleh India.
Kisah ini hampir mirip dengan bangsa Muslim di Nagorno Karabakh (Republik Artsakh), Azerbaijan yang perkampungan mereka kini menjadi dari konflik antara Armenia-Azerbaijan.
0 Komentar