Mengapa Israel Bebas Membunuh Warga Suriah dan Bombardir Damaskus?


Militer Israel kembali membombardir Damaskus dan membunuh sejumlah warga sipil termasuk pejuang Hizbullah.

Video viral menunjukkan ketakutan warga Damaskus saat rudal-rudal Israel sebagian berhasil ditangkis Suriah namun selebihnya meledak.

Bila kejadian ini terjadi di Gaza dan Tepi Barat, Palestina, dunia akan memakluminya karena hanya setengah negara di bumi yang mengakui Palestina. Selebihnya menilai Palestina adalah bagian dari Suriah.

Lalu mengapa ke Suriah?

Salah satu alasannya adalah Israel mempunyai lobi yang kuat di Washington dan di Uni Eropa untuk memberi argumentasi yang lebih masuk akal akan tindakannya. Tidak saja di Suriah, Israel juga menggempur negara lain seperti Irak, Iran sejak dulu dan belakangan.

Alasan berikutnya adalah Israel bisa melakukan serangan dengan melumpuhkan radar sehingga kelihatan sebagai pemboman oleh jet misterius. Ini tidak saja terjadi di Suriah, tapi Sudan, Irak dan Iran.

Di samping itu, Israrl juga memanfaatkan gejolak politik lokal dalam strategi mereka.

Misalnya sebuah pemboman kelihatan seperti menguntungkan kalangan oposisi di Suriah walau Israel secara publik mengaku bahwa serangan mereka dilakukan untuk menghancurkan milisi pro Iran dan Hezbollah yang mendukung rejim.

Dengan demikian, baik rejim dan oposisi hanya bisa pasrah dari tindakan kesewenangwenangan tersebut.

Alasan lainnya adalah Israel merupakan anggota NATO. Artinyandi atas kertas dia mempunyai privilese untuk menggempur sesuka hati target-target di mana NATO berada. Pasukan NATO menjadi bagian dari koalisi AS di Timur Suriah, khususnya wilayah NES/SDF.

Israel sebagai bagian dari Timur Tengah atau bagian dari NATO mempunyai hubungan yang baik dengan kelompok Kurdi, sehingga kelompok Kurdi juga tidak keberatan dengan serangan Israel tersebut.

Alasan terakhir dan ini paling penting, Israel memiliki senjata nuklir. Jadi jikapun semua pihak protes atau tidak mendukung serangan sepihak Israel yang mengorbankan warga sipil dan mengganggu stabilitas keamanan Timur Tengah, tak ada yang bisa melarangnya.




Posting Komentar

0 Komentar