Suriah: Gubernur Aleppo Amankan Timur Kota

Kota Aleppo dinyatakan telah melewati fase terberat konflik dan kembali berada dalam kondisi aman secara menyeluruh. Aparat keamanan menyebut stabilitas di pusat kota telah terjaga, meski rasa keprihatinan masih dirasakan hingga penderitaan warga di seluruh wilayah Provinsi Aleppo dan Suriah benar-benar berakhir.

Pernyataan tersebut dinyatakan oleh Gubernur Aleppo Azzam Gharib di tengah perkembangan situasi keamanan di bagian timur Kota Aleppo. Otoritas militer Suriah menilai masih terdapat titik-titik rawan yang berpotensi mengancam keselamatan warga sipil dan stabilitas kota.

Berdasarkan peta wilayah yang diumumkan oleh هيئة العمليات في الجيش العربي السوري atau Komando Operasi Angkatan Darat Arab Suriah, sejumlah kawasan di timur Aleppo ditandai sebagai area sensitif. Wilayah tersebut ditunjukkan dengan warna merah dalam pengumuman resmi.

Penetapan ini dilakukan menyusul laporan berlanjutnya aktivitas Pasukan Demokratik Suriah atau SDF, yang disebut beroperasi bersama milisi PKK serta sisa-sisa unsur rezim lama. Kelompok-kelompok tersebut dituding memusatkan kekuatan di wilayah timur Aleppo.

Menurut keterangan militer, kawasan tersebut digunakan sebagai titik peluncuran pesawat nirawak serta basis serangan yang menyasar keamanan warga. Aktivitas ini dinilai membahayakan kehidupan sipil dan mengganggu ketenangan yang mulai pulih di Aleppo.

Atas dasar itu, otoritas Suriah mengambil langkah preventif dengan mengeluarkan peringatan kepada masyarakat. Warga diminta mematuhi instruksi resmi demi menghindari risiko keselamatan.

Pemerintah menekankan bahwa perlindungan warga sipil menjadi prioritas utama. Salah satu tujuan kebijakan ini adalah mencegah penggunaan kawasan padat penduduk sebagai titik serangan drone bunuh diri dan aksi bersenjata lainnya.

Mulai diberlakukannya keputusan ini, wilayah yang ditandai merah di timur Aleppo resmi dinyatakan sebagai kawasan militer tertutup. Status tersebut berlaku efektif sejak pengumuman disampaikan kepada publik.

Dengan status baru itu, akses sipil ke area tersebut dibatasi secara ketat. Aparat keamanan akan meningkatkan pengawasan untuk memastikan tidak ada aktivitas yang mengancam stabilitas kota.

Angkatan Darat Arab Suriah menegaskan akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk mencegah wilayah tersebut dimanfaatkan sebagai basis operasi kriminal. Langkah ini mencakup tindakan keamanan dan operasi militer sesuai kebutuhan.

Pemerintah juga menilai bahwa stabilitas Aleppo memiliki arti strategis bagi Suriah secara keseluruhan. Kota ini dianggap sebagai simbol pemulihan nasional setelah bertahun-tahun menjadi episentrum konflik.

Oleh karena itu, setiap ancaman terhadap Aleppo dipandang sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasional. Pendekatan tegas dinilai perlu untuk menjaga hasil pemulihan yang telah dicapai.

Di sisi lain, otoritas mengakui bahwa situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Pemerintah meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mendekati lokasi yang telah ditetapkan sebagai zona militer.

Saluran komunikasi darurat juga dibuka bagi warga yang membutuhkan bantuan cepat. Nomor layanan keamanan dalam negeri dan layanan medis disiagakan untuk merespons situasi darurat.

Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa warga tetap memiliki akses terhadap bantuan, meski pembatasan diberlakukan di sejumlah wilayah.

Pemerintah daerah Aleppo turut mengimbau tokoh masyarakat dan pemuka lokal untuk membantu menyampaikan informasi kepada warga. Kerja sama masyarakat dinilai penting untuk mencegah jatuhnya korban sipil.

Pengumuman ini menegaskan bahwa pemulihan Aleppo belum sepenuhnya selesai. Meski pusat kota aman, masih ada tantangan keamanan yang harus ditangani secara bertahap.

Pemerintah Suriah menyebut kebijakan ini bersifat defensif dan bertujuan melindungi warga, bukan membatasi kehidupan sipil secara permanen.

Ke depan, status kawasan militer tertutup akan dievaluasi sesuai perkembangan situasi keamanan di lapangan. Pemerintah menyatakan akan mengumumkan setiap perubahan secara terbuka.

Dengan langkah ini, Damaskus berharap Aleppo dapat mempertahankan stabilitas yang telah dicapai. Pemerintah menegaskan bahwa kepatuhan warga terhadap instruksi resmi menjadi kunci utama menjaga keselamatan dan keamanan bersama.

Posting Komentar

0 Komentar