Negara yang menitikberatkan keetnisan akhirnya mengalami konflik berkepanjangan dari etnik minoritas lainnya.
Myanmar dapat disebut sebagai Ethiopianya ASEAN, yang sempat mengalami booming ekonomi beberapa tahun lalu namun akhirnya melambat kembali usai didera konflik yang berkepanjangan.
Terdapat sedikitnya 30-an kelompok pemberontak di Myanmar baik yang aktif memerangi pemerintah pusat maupun sudah berdamai namun potensi berselisih masih ada.
Di Ethiopia kelompok pemberontak TPLF Tigray menjadi kekuatan utama oposisi yang mengkoordinasikan beberapa pemberontak di berbagai negara bagian.
Namun di Myanmar, tidak ada kelompok pemberontak yang dominan.
Masing-masing pemberontak mempunyai daerah kekuasaan sendiri seperti negara dalam negara.
0 Komentar