Mesir, Libya dan Irak pernah menjadi kekuatan dunia yang memiliki armada pembon Tu-16 Badger.
Sekarang ini para warganet mulai meratapi begitu tidak profesionalnya militer mereka sehingga tidak merawat satupun dari pesawat tersebut.
Lebih tragisnya lagi, tak ada pesawat pengganti baik yang baru, jenis lain atau hasil reka ulang.
Walau Tu-16 sudah tidak dioperasikan oleh Uni Soviet (sekarang Rusia), Tiongkok tetap memproduksi versi turunanya wakau tidak benar sama.
Tiongkok memang mempunyai lisensi dari Soviet, namun dengan memproduksi versi modernisasinya membuat Tiongkok terbebas dari hak ciptanya.
Seandainya saja militer Libya, Irak dan Mesir mempunyai blue print dan sempat mempelajari teknologinya, bukan gak mungkin bisa direproduksi sekarang. Dan kegiga negara tersebut tidak menjadi bulan-bulanan konflik yang berkepanjangan.
0 Komentar