Berbagai kalangan saat ini mulai melihat kembali sejarah bagaimana konflik Suriah bermula.
Ada permainan politik Islam radikal yang dimainkan Presiden Bashar Al Assad, negara tetangga Arab, komunitas Kristen di Arab dan Amerika Serikat dan sekutunya dalam mengambil manfaat dalam tragedi tersebu.
Assad disebut mengeluarkan sejumlah tahanan politik segera setelah meletus revolusi musim semi Arab. Para tahanan inilah yang kemudian menjadi pemimpin milisi anti Assad yang sebenarnya sudah diset dari awal.
Terkait dengan lahirnya ISIS berbagai media sudah melaporkan keterlibatan AS dan sekutunya dalam membentuknya khususnya usai invask Irak. Bahkan Hillary Clinton sudah mengakuinya.
Kelompok komunitas Kristen juga telibat secara langsung. Baik sebagai jenderal Assad yang bengis, pimpinan oposisi vokal seperti George Sabra maupun memainkan kelompok Kurdi saat mulai terancam oleh ISIS buatan AS itu.
Baca selengkapnya:
0 Komentar