Di Balik Konflik Suriah, Ada 'Perang' Antar Konglomerat


Konflik antar presiden Bashar Al Assad dan sepupunya yang juga menguasanyai 60 persen ekonomi Suriah, Rami Makhlouf, membongkar sejumlah konspirasi dan aku kuat konglomerat.

Pada umumnya konglomerat Suriah berasal dari ring satu keluarga Assad baik Bashar Al Assad maupun ayahnya Hafez Al Assad.

Mereka yang terdepak di tahun 80-an vs mereka yang masih bercokong di awal tahun revolusi musim semi Arab dimulai.

Maka tak heran banyak konglomerat Suriah yang mendukung oposisi dan menjadi musuh Bashar Al Assad.

Pembelotan terjadi karena kepentingan politik maupun karena area bisnisnya jatuh pada kekuasaan oposisi, SDF atau ISIS serta kelompok lainnya. Seperti bisnis konglomerat Firas Tlass yang sekarang berada di wilayah SDF yang berhasil mengusir ISIS.

Saat itu pabrik semen miliknya terpaksa harus membayar pajak ke ISIS untuk tetap beroperasi.

Ini menimbulkan dugaan Firas Tlass yang bermitta dengan Naguib Sawiris, konglomerat Mesir itu berkolaborasi dengan ISIS.

Dampaknya semua sahamnya di Bursa Damaskus disita oleh pemerintah.

Konglomerat yang ingin bisnisnya tetap lancar harus mendukung program Bashar Al Assad, kalau tidak akan dibubarkan sebagaimana sepupunya Rami Makhlouf.



Posting Komentar

0 Komentar