Hal itu diungkapkan Menlu Iran Javad Zarif dalam sebuah cuitannya di akun Twitter.
"From terrorist bombings in Baghdad to Netanyahu's boot-licking—albeit a new boot—all have but one objective: trap another POTUS into spending US blood & treasure to “confront” Iran
The cringe-worthy obsequiousness notwithstanding, desperate plotting against Iran will fail again.," tulisnya baru-baru ini.
Parlemen Irak sendiri telah mengeluarkan keputusan untuk mengakhiri pendudukan AS di Irak. Namun sampai saat ini pasukan AS, NATO dan koalisi masih terus berada di Irak tanpa otoritas dan legalitas resmi.
0 Komentar