Di zaman purba, Suriah sebenarnya sudah mapan dengan teknologi ini melihat dari bangunan peninggalan.
Tidak hanya rumah, pembangunan istana dan fasilitas publik ada juga menggunakan tanah.
Pengungsi Suriah yamg tak sabar menanti bantuan di Idlib mulai bergerak membangun rumah sendiri di kamp pengungsian dari tanah.
Pekerjaan dapat dilakukan oleh seluruh anggota keluarga.
Namun kendala dari cara ini adalah bentuk rumah tidak sama dan bisa kelihatan compang camping.
Seharusnya ada denah minimal dan maksimal sehingga warga dapat tinggal mengikuti ukuran dan bentuknya.
Cara ini juga diterapkan di wilayah AANES/SDC Suriah dan Al Rukban. Di Gaza Palestina, mengadopsi teknologi ini juga sudah jamak dilakukan khususnya untuk membangun rumah dalam waktu singkat menunggu rumah dari semen selesai.
0 Komentar