Pemerintahan Penyelamat Suriah Bahas Isu Ekonomi Bersama Parlemen

Perdana Menteri Pemerintahan Penyelamat Suriah (SG) Ali Kedah menerima kunjungan komisi ekonomi di Parlemen Suroah yang berkedudukan di Idlib.

Pemerintahan SG di Idlib kini harus menghadapi krisis ekonomi karena tidak memiliki SDA yang memadai.

Sekitar 70 persen SDA Suriah berupa migas dikuasai oleh pemerintahan SDC/AANES yang didukung AS dan sekutunya di Timur Suriah.

Sementara itu hanya 30 persen SDA yang dikuasai oleh rejim Bashar Al Assad.

SG bersama pemerintahan interim (SIG) kurang beruntung karena hanya menguasai daerah-daerah kantong pengungsi di perbatasan dengan Turki.

Walau begitu SIG masih beruntung karena memiliki pintu perbatasan yang menjadi sumber pemasukan melalui kepabeanan.

Walau kota Idlib merupakan ketiga terbesar di Suriah setelah Damaskus dan Aleppo, namun krisis ekonomi mulai menjado persoalan.

Sejumlah proyek dibangun untuk menghidupkan perekonomian setempat.

Walau begitu, secara tidak resmi, ekonomi SG, SIG, SDC dan rejim saling berhubungan satu sama lainnya.

Posting Komentar

0 Komentar