Pertemuan ini dilaporkan untuk membicarakan rencana reshuffle kabinet untuk menjawab beberapa tantangan ekonomi di era pandemi Covid-19.
Pemerintahan Idlib mempunyai posisi yang unik karena terisolasi dari struktur ekonomi Suriah. Di satu sisi, mereka menjadi target rejim Bashar Al Assad saban hari yang didukung Rusia, Iran dan Hezbollah Lebanon serta Irak, namun di sisi yang lain kurang akrab dengan Turki yang lebih mengakui pemerintahan SIG/SNC Suriah di Azaz.
Sementara itu mereka juga menjadi musuh kepada pemerintahan SDC/AANES/SDF di Timur Suriah dan sekaligus kepada ISIS.
Khusus ISIS, pemerintahan SG pernah perang padahal Idlib hanya berbatasan dengan wilayah rejim. Diduga kelompok ISIS sengaja di arahkan oleh pasukan rejim untuk mengganggu soliditas SG di Idlib.
Namun walaupun semuanya menjadi lawannya, juga berarti semuanya menjadi 'rekan' dalam ekonomi.
Pemerintahan SG dilaporkan membuka beberapa pintu perbatasan dengan eejim untuk memperlancar arus komoditas tak resmi yang dikritisi beberapa kelompok warga.
0 Komentar