Salah satu kunci kesuksesan Azerbaijan dalam merebut kembali wilayah mereka yang dijajah Armenia adalah banyak dari tentara mereka adalah keturunan warga Azeri yang diusir dan dibantai Armenia 30 tahun lalu.
Hal itu terlihat saat banyak tentara yang bernostalgia dengan pemakaman dan rumah-rumah orang tua mereka yang sudah reyot karena tidak berpenghuni.
Saat Armenia menjajah Azerbaijan 30 tahun lalu, tidak saja menguasai Nagorno Karabakh tapi juga wilayah Azeri di antara Nagorno Karabakh dan Armenia yang malah lebih luas.
Pembantaian dan pengusiran paksa warga Azeri dilakukan sehingga konflik tidak hanya soal penjajahan tapi kejahatan kepada kemanusiaan.
Warga Azeri yang mengungsi itu direpopulasi ke wilayah Azerbaijan khusunya di Ganja. Setiap tahun mereka menuntut Baku agar segera membebaskan kembali rumah-rumah mereka yang dirampas Armenia.
Perang di 2020 ini menjadi tak terhindarkan saat Armenia terus mempermainkan Azerbaijan di ranah diplomasi.
Salah satu yang bersuara keras agar Presiden Ilham Aliyev rebut kembali Karabakh adalah Ketua Komunitas Azeri dari Karabakh Tural Ganjali yang juga merupakan anggota Parlemen Azerbaijan dari daerah pemilihan Karabakh.
Dukungan kepada Azerbaijan untuk mempertahankan integritas wilayahnya juga datang dari organisasi Turkic Council dimana Azerbaijan merupakan anggotanya.
0 Komentar