Perang kepada ISIS yang diakui sebagai buatan sendiri sebenarnya adalah untuk menjajah Suriah dan menguasai 70 persen SDA-nya, bersama kekuatan lokal bernama SDF yang sebenarnya adalah kelompok teroris PKK.
Baru-baru ini, media AS menyorot kehidupan pasukan AS khususnya saat merayakan Hari Thanksgiving dalam misi yang tak sama sekali didukung oleh mandate dari PBB tersebut.
Keberadaan pasukan AS di Suriah sebagaimana di Irak tentu akan memancing ketidaksukaan dari warga lokal yang akhirnya misi melawan ISIS berunah menjadi misi membantai warga yang tak suka dengan keberadaan pasukan asing sebagai penjajah.
0 Komentar