Armenia beberapa waktu yang lalu meminta bantuan dari Rusia untuk menjaga negaranya dan perbatasannya jika mereka gagal melanggengkan penjajahannya di Azerbaijan.
Menanggapi hal itu, seorang warganet mengatakan bahwa sikap Armenia ininadalah tipikal negara gagal dan tak tahu diri tapi punya ambisi menjajah 20 persen negara orang lain ini.
Ambisi ini sangat disayangkan karena mengorbankan banyak pihak bukan saja warga Armenia tapi juga Azerbaijan.
Azerbaijan sampai saat ini masih menahan diri dan hanya memfokuskan untuk membebaskan wilayah yang dijajah Armenia dengan republik bonekanya Artsakh.
Pada dari berbagai sisi, Armenia tidak saja melanggar beberapa resolusi PBB tapi juga mempermalukan diri di depan media untuk mengajak dunia internasional mendukung aksi-aksi terorisme mereka di Azerbaijan dan penjajahan yang melanggar hukum internasional.
0 Komentar