Konflik Nagorno Karabakh Bisa Berkepanjangan karena Armenia dan Azerbaijan Diduga Gunakan Pejuang Asing dari Timur Tengah, Eropa dan Rusia


Konflik di Nagorno Karabakh dikhawatirkan akan berlangsung berkepanjangan karena baik Armenia yang menjajaj Karabakh dan wilayah lainnya menggunakan pejuang atau mercenari dari luar.

Sementara itu Azerbaijan juga dituduh menggunakan pejuang Suriah yang datang melalui Turki.

Armenia mendatangkan 55 ribu teroris atau disebut relawan dari Timur Tengah Eropa, AS, Rusia dan lain sebagainya, kebanyakan dari etnik Armenia.


Dirasa masih kurang, Armenia juga merekrut teroris dari kelompok Syiah Yazidiyah yang berpusat di Irak tapi mempunyai sebaran populasi di Suriah dan beberapa negara Timur Tengah.

Beberapa media juga melaporkan Armenia mendatangkan pejuang Kurdi anti Turki ke konflik tersebut. Begitu Rusia dengan menggunakan tentara bayaran Kurdi Suriah.


Bukan berita baru Rusia menggunakan tentara swasta di beberapa konflik Timur Tengah. 

Perusahaan Wagner yang dimiliki orang dekat Putin terlibat jauh di Libya bahkan menguasai beberapa instalasi minyak.

Di Suriah, tidak saja Wagner tapi juga beberapa perusahaan militer swasta milik orang Rusia tapi terdaftar di Hongkong dan Thailand.

Sementara itu, Rusia menuduh Azerbaijan mendapat dukungan dari militer SIG Suriah yang direkrut Turki.

Walau begitu masing-masing pihak menyangkal pemberitaan walau bebepa media sudah memberitakannya.


Posting Komentar

0 Komentar