Ketua Persatuan Islam Georgia, Tariel Nakaidze, Tegaskan Tbilisi Belum Hargai Hak Kaum Muslim di Negaranya

Ketua Persatuan Islam Georgia, Tariel Nakaidze, menyebut pemerintahan Tbilisi belum sepenuhnya menghargai hak-hak kaum Muslim di negaranya padahal sudah merdeka dari Uni Soviet.

Georgia dulunya mempunyai banyak kaum Muslim namun menjadi korban persekusi.

Bahkan Republik Islam Ajaria yang menjadi daerah otonom kini 70 persennya telah menjadi Kristen baik dengan pemurtadan maupun migrasi.

Dulunya Adjaria merupakan wilayah Ottoman atau Khilafah Utsmaniyah yang dikuasai oleh Uni Soviet.

Ottoman menyetujui kekuasaan Tsar di daerah tersebut dengan syarat tetap menjadi daerah otonomi Islam.


Posting Komentar

0 Komentar