Sebelumnya ulama setempat Talgat Masaev pernah ingin mendirikan lembaga semacam 'MUI' Moldova namun ditolak oleh pemerintah.
Moldova merupakan negara berpenduduk Kristen Ortodoks Timur yang kebijakan negaranya didorong oleh gereja untuk membatasi ruang gerak Muslim.
Persekusi ini merupakan sesuatu yang aneh karena Moldova sebelum menjadi bagian Uni Soviet pernah menjadi bagian dari Kekhalifahan Utsmaniyah Turki dan diberikan jaminan kebebasan beragama.
Sebuah wilayah otonomi bernama Gagauzia di Moldova merupakan daerah mayoritas Turkic dan pernah merdeka beberapa saat.
0 Komentar