Dukungan Assad itu, walau baru kelihatan dalam sebuah wawancara dengan media, tidak mengejutkan karena di belakang layar, Armenia juga mengirimkan pasukan mendukung Assad dalam konflik sepuluh tahun ini.
Pasukan Armenia berdalih datang dengan mengirimkan pasukan anti ranjau namun bukan rahasia lagi, pasukan Armenia dengan pakaian sipil memang terlibat membantu pasukan Rusia di manapun terjadi konflik.
Selain itu, Armenia melalui pemerintahan Nagorno Karabakh atau Republik Artsakh yang tidak diakui dunia telah lama memulai untuk memberikan tanah-tanah warga Azeri yang mengungsi dari NK ke warga Armenia Suriah yang ingin memiliki properti di NK.
Wilayah yang diberikan itu bukanlah di NK tapi wilayah Azerbaijan yang dikuasai oleh NK.
Ditambah lagi adanya laporan bahwa pemerintahan SIG Suriah yang merupakan oposisi juga membantu Azerbaijan. Namun begitu dalam perang media sosial, baik oposisi maupun warga Armenia Suriah terlibat dalam perang di Kaukasus itu di pihak yang berbeda.
Baik Presiden Assad maupun Ilham Aliyev merupakan penganut Syiah. Hanya saja Assad merupakan Syiah Alawiyah sementara Aliyev Syiah 12 yang mirip Iran walau Tehran juga mendukung Armenia dalam konflik tersebut.
0 Komentar