PM Fayez Al Serraj Tegaskan Siap Mengundurkan Diri Jika KTT Damai di Maroko Berhasil Bentuk Pemerintahan Bersama

Perdana Menteri GNA Libya Fayez Al Serraj menyatajkan kesediaannya untuk mengundurkan diri dan menyerahkan kekuasaan kepada pemerintahan bersama yang sedang digodok dalam sebuah KTT Damai pemerintahan GNA dan lawannya LNA/HoR di Timur Libya.

GNA adalah pemerintahan yang diakui PBB dan komunitas global.

Sebuah KTT damai yang diprakarsai oleh Maroko sedang berlangsung antara dua pihak yang bertikai.

Diharapkan pada bulan Oktober depan akan membentuk sebuah pemerintahan bersama.

Sebenarnya GNA adalah pemerintahan bersama antara LNA/HoR dan GNC yang sebelumnya memerintah di Tripoli.

Hasil pertemuan GNC dan LNA/HoR melahirkan GNA.

Walau begitu LNA/HoR kembali menarik diri dari kesepakatan itu dan tetap mempertahankan pemerintahan di Tobruk.

Akibatnya GNC sempat menolak memberikan kekuasaan ke GNA dan akhirnya GNA menang dalam perebutan kekuasaan.

GNC membubarkan diri dan sebagian anggotanya bergabung dengan LNA/HoR.

Posting Komentar

0 Komentar