Usai tewasnya Jenderal Qasem Soleimani oleh serangan drone AS, hubungan antara AS dan Presiden Suriah Bashar Al Assad, mendadak membaik.
AS yang semula ingin melengserkan Assas kini hanya ingin menegur.
Lalu, apa yang membuatnya berubah? Apakah berhubungan dengan dugaan intelijen Suriah membantu AS mengetahui jadwal sang jenderal?
0 Komentar